Lagi-lagi saya kepingin cerita tentang SIAK-NG.
Jadi begini, tanggal 27 Januari kemarin itu hari terakhir buat ngatur-atur si jadwal di siak. Nah, tanggal itu juga saya berangkat untuk Bakti Desa di Giritirto.
Saya berangkat dengan hati riang dan senang dan tanpa beban.
Selama 3 hari saya bersenang-senang, menyeberang sungai, main bareng anak SD, dan ngerusuhin kampung orang.
Di Giritirto saya sama sekali enggak dapet sinyal, makanya saya terkucil tanpa berita dari luar. Karena itu pula, saya lupa bahwa jadwal di siak saya masih ada yang bentrok dan perlu dibereskan sebelum tanggal 27.
Karena ketidaktahuan itu saya tenang-tenang saja tanpa dosa melaksanakan kegiatan Bakti Desa. Ngeeek.
Tanggal 29 malam (ini malam Minggu) saya baru sampai rumah lagi dan langsung melampiaskan kerinduan saya pada sinyal dan internet.
Cek siak dan ooh, saya siok.
Irs saya belum disetujui, dan jadwal perubahan udah lama lewat.
Jadilah malam minggu itu saya panik dan berdebar-debar (ini apa deh bahasanya).
Malam itu juga, saya sms pemimbing akademik saya untuk minta tolong.
Jam sebelas malam. Sungguh mahasiswa yang tidak sopan --".
Untung PA saya langsung bales, meskipun saya dimarahin kenapa gak beresin dari kemarin. Saya diminta menghubungi manajer pendidikan, dan karena panik dan hectic saya langsung aja sms malam itu.
Gak dibales.
Tengah malem: belum dibales.
Jam satu saya belum bisa tidur: belum juga dibales.
Jam satu lebih satu menit saya tidur.
Dan mimpi aneh.
Begini mimpinya (saya ingat banget):
Di mimpi itu saya keliling kampus sendirian kayak orang gila dan bertemu banyak orang berambut kribo. Saya nanya: dimana saya bisa ngurus siak?
"Di lantai atas", jawab mas-mas kribo yang (kayaknya) Giring Nidji.
Saya lari hup hup ke lantai atas, dan di atas ada taksi.
Terus saya ditanyain mau kemana. Saya jawab mau ketemu PA saya, mbak bla bla bla.
Saya pun diantar, tapi entah kenapa taksinya berubah jadi motor.
Jalannya jelek banget, dan setelah saya ingat-ingat lagi: "Wah, ini kan jalan ke Giritirto, berarti jauh ya Pak", saya bilang begitu.
"Iya, rumah mbak bla bla bla memang di sana, semua dosen juga kompleksnya disana", kata bapak taksi motor.
Akhirnya sampailah saya ke sebuah rumah yang banyak tanaman warna biru dan merah. Bapak taksi motor menghilang dan saya udah bertatap muka sama PA saya.
PA saya adalah Cut Tari (ini di mimpi saya, sumpah deh).
Mbak-PA-Cut-Tari itu lagi sibuk sekali, saya diminta sms manajer pendidikan dengan hapenya.
Saya sms dan menunggu.
Langsung dibalas.
Bukan dari manajer pendidikan, tapi dari Roger Danuarta.
Mbak-PA-Cut-Tari bilang: "Baca aja, bacain yang keras ya"
Saya baca, smsnya begini: "Eh cin, lo malem ini gue tunggu di Atrium jam 1 am, tapi bentaran aja ya, soalnya abis itu paginya kita musti menghibur Syahrini, secara baru ditinggal bokapnya"
Mbak-PA-Cut-Tari tambah heboh begitu mendengar sms itu dan bilang bahwa dia harus buru-buru. Saya juga ikutan heboh dan bertanya-tanya mau dibawa kemana siak saya. Lalu Mbak-PA-Cut-Tari menelpon manajer pendidikan dan kata beliau siak sudah gak bisa diubah-ubah lagi karena udah ditandatangani presiden SBY.
Saya bingung dan kepingin nangis.
Dan saya bangun.
Saat kebangun saya lebih deg-degan lagi dari malamnya.
Entah kenapa semalaman mimpi saya dipenuhi para artis, itu tidak menghibur, sungguh.
Hari Minggu itu saya bad mood dan gak nafsu ngapa-ngapain, meskipun saya masih makan tiga piring seperti biasa.
Saya khawatir kalau disuruh ngurus ke Depok, sementara belum ada tiket pulang di tangan.
Saya menanti dan menanti kayak lagunya Nikita Willy.
Akhirnya (untunglah) manajer pendidikan membalas sms saya hari Senin dan saya dinasihatin supaya tidak meminta pelayanan mahasiswa di weekend.
Alhamdulillah siak saya beres. Yah segampang itu.
Ah ini ending ceritanya gak asik banget, antiklimaks, saya kebelet pipis soalnya. Dadadadadadah.
Tampilkan postingan dengan label siak-ng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label siak-ng. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Februari 2011
Rabu, 11 Agustus 2010
Ini Curhat, Sumpah Deh! (2)
Rabu, 11 Agustus 2010
Terhitung sudah tujuh hari saya tidak melongok blog ini.
Tidak, bukan karena saya mati suri.
Ini sih karena alasan menghemat bandwith saya yang tinggal dikit untuk dipakai registrasi akademik di SIAK-NG.
Buat Fakultas Psikologi Universitas Indonesia terutama angkatan 2008, registrasi akademik online adalah hal yang jauh lebih menakutkan daripada kebelet pipis tengah malem setelah nonton Masih Dunia Lain.
Sungguh ini jauh lebih mencekam.
Bayangkan saja, telat semenit, mata kuliah pilihan yang udah diincer-incer bakalan terjajah oleh yang lain.
Dan itu terjadi pada saya.
Registrasi dibuka tanggal 10 Agustus 2010 pukul 09:00 waktu SIAK-NG.
Mungkin SIAK letaknya sedikit berbeda sama Indonesia bagian barat, jadinya pukul 09:00-nya SIAK adalah pukul 08:52.
Untung kita semua cerdas-cerdas karena selalu minum multivitamin ikan cod yang mengandung omega tiga, jadi nggak ada yang tertipu dengan tipuan licik macam itu.
Setengah jam sebelumnya saya udah nongkrong di depan laptop, buka SIAK dan pejet-pejet tombol F5 berkali-kali.
Temen-temen saya juga kayak gitu.
Bener-bener deh, kami adalah pasukan yang sangat terlatih. Densus 88 kalah men!
Begitu tiba waktunya, muncullah form yang musti diisi.
Karena banyaknya orang yang akses, SIAK-nya error.
Untung punya saya nggak.
Jadi saya klik sana klik sini dengan tangan tremor, gemeter, mulut megap-megap, dan mata melotot (seperti tokoh om-om antagonis di lagu keong racun).
Kemudian "save".
Berhasil!
Saya dapet mata kuliah pilihan Adiksi dan Psikologi Arsitektur.
Posisi pertamax pula.
Senangnya sampai pengen loncat-loncat di genteng.
Nah, waktu di cek en ricek, saya ternyata belum ambil mata kuliah wajib, SDM.
Balik lagi dong saya ke form buat ngisi SDM.
Klik dan cek yang lain, masih oke seperti semula.
Adiksi dan Arsitektur juga masih nongkrong cantik di tempatnya.
Klik "Save" lagi.
Saat itulah terjadi error.
Error.
Error.
Dan Error.
Berkali-kali.
Sampai saya hopeless sekali.
Sampai tombol F5 teriak tolong-tolong karena saya pencet dengan tidak berperike-tombol-an.
Enggak inget deh udah berapa kali saya me-refresh halaman itu.
Berharap IRS saya udah kesimpen.
Setelah capek sampai hampir ketiduran, akhirnya SIAK-nya normal lagi, nggak ajeb-ajeb lagi.
Saya cek IRS saya.
Dan saya jerit-jerit sendiri.
Kenapa yang harusnya 22 sks (kalo nggak salah), cuma ada 16 sks?
Matkul pilihan saya ilang semua.
Takut salah liat, saya perdayakan lagi si F5.
Kali ini,
yang muncul cuma 9 sks!
Astagadragon..
Mau jadi apa saya kalo kuliah cuma 9 sks?
Ini sih sama saja menghambur-hamburkan duit orang tua.
Kalo orang tua saya punya pohon duit sih enggak apa.
Karena udah telanjur sebel, saya tutup semua itu jendela siak-nya.
Semoga nanti pas saya buka lagi, jadwal kuliah saya udah normal. Nggak labil kayak abege gini.
Setelah traffic SIAK mereda, saya coba intip lagi.
Bismillah.
Terbukalah.
Sayang doa saya nggak terkabul.
Cuma 16 sks.
Sampai sekarang.
Aaah sedihnya..
-the end-
Ah udah ah curhatnya, capek.
Hari ini hari puasa pertama 1431 H.
Mohon maaf lahir batin ya, semoga di hari pertama ini kita tidak tergoda dengan es kelapa muda, cendol, ayam goreng, batagor, buah apel, es jeruk, ikan bakar, dan lain sebagainya.
Lah, nulis aja saya jadi laper.
Astaghfirulloh, nakal banget ya ini tangan.
Happy fasting all! :D
Terhitung sudah tujuh hari saya tidak melongok blog ini.
Tidak, bukan karena saya mati suri.
Ini sih karena alasan menghemat bandwith saya yang tinggal dikit untuk dipakai registrasi akademik di SIAK-NG.
Buat Fakultas Psikologi Universitas Indonesia terutama angkatan 2008, registrasi akademik online adalah hal yang jauh lebih menakutkan daripada kebelet pipis tengah malem setelah nonton Masih Dunia Lain.
Sungguh ini jauh lebih mencekam.
Bayangkan saja, telat semenit, mata kuliah pilihan yang udah diincer-incer bakalan terjajah oleh yang lain.
Dan itu terjadi pada saya.
Registrasi dibuka tanggal 10 Agustus 2010 pukul 09:00 waktu SIAK-NG.
Mungkin SIAK letaknya sedikit berbeda sama Indonesia bagian barat, jadinya pukul 09:00-nya SIAK adalah pukul 08:52.
Untung kita semua cerdas-cerdas karena selalu minum multivitamin ikan cod yang mengandung omega tiga, jadi nggak ada yang tertipu dengan tipuan licik macam itu.
Setengah jam sebelumnya saya udah nongkrong di depan laptop, buka SIAK dan pejet-pejet tombol F5 berkali-kali.
Temen-temen saya juga kayak gitu.
Bener-bener deh, kami adalah pasukan yang sangat terlatih. Densus 88 kalah men!
Begitu tiba waktunya, muncullah form yang musti diisi.
Karena banyaknya orang yang akses, SIAK-nya error.
Untung punya saya nggak.
Jadi saya klik sana klik sini dengan tangan tremor, gemeter, mulut megap-megap, dan mata melotot (seperti tokoh om-om antagonis di lagu keong racun).
Kemudian "save".
Berhasil!
Saya dapet mata kuliah pilihan Adiksi dan Psikologi Arsitektur.
Posisi pertamax pula.
Senangnya sampai pengen loncat-loncat di genteng.
Nah, waktu di cek en ricek, saya ternyata belum ambil mata kuliah wajib, SDM.
Balik lagi dong saya ke form buat ngisi SDM.
Klik dan cek yang lain, masih oke seperti semula.
Adiksi dan Arsitektur juga masih nongkrong cantik di tempatnya.
Klik "Save" lagi.
Saat itulah terjadi error.
Error.
Error.
Dan Error.
Berkali-kali.
Sampai saya hopeless sekali.
Sampai tombol F5 teriak tolong-tolong karena saya pencet dengan tidak berperike-tombol-an.
Enggak inget deh udah berapa kali saya me-refresh halaman itu.
Berharap IRS saya udah kesimpen.
Setelah capek sampai hampir ketiduran, akhirnya SIAK-nya normal lagi, nggak ajeb-ajeb lagi.
Saya cek IRS saya.
Dan saya jerit-jerit sendiri.
Kenapa yang harusnya 22 sks (kalo nggak salah), cuma ada 16 sks?
Matkul pilihan saya ilang semua.
Takut salah liat, saya perdayakan lagi si F5.
Kali ini,
yang muncul cuma 9 sks!
Astagadragon..
Mau jadi apa saya kalo kuliah cuma 9 sks?
Ini sih sama saja menghambur-hamburkan duit orang tua.
Kalo orang tua saya punya pohon duit sih enggak apa.
Karena udah telanjur sebel, saya tutup semua itu jendela siak-nya.
Semoga nanti pas saya buka lagi, jadwal kuliah saya udah normal. Nggak labil kayak abege gini.
Setelah traffic SIAK mereda, saya coba intip lagi.
Bismillah.
Terbukalah.
Sayang doa saya nggak terkabul.
Cuma 16 sks.
Sampai sekarang.
Aaah sedihnya..
-the end-
Ah udah ah curhatnya, capek.
Hari ini hari puasa pertama 1431 H.
Mohon maaf lahir batin ya, semoga di hari pertama ini kita tidak tergoda dengan es kelapa muda, cendol, ayam goreng, batagor, buah apel, es jeruk, ikan bakar, dan lain sebagainya.
Lah, nulis aja saya jadi laper.
Astaghfirulloh, nakal banget ya ini tangan.
Happy fasting all! :D
Langganan:
Postingan (Atom)